Komite SMAN 6 Medan: Tahun 2022 bakal menggagas Program Merdeka Belajar

Didampingi Ketua Komite SMA Negeri 6 Medan Rahman Tahir, S.E., MIP,  Sekretaris Muchdalisa Minelly, Nova Satriana Lubis, S.P., Bendahara Dr. Hj. Dewi Kesuma Nasution M.Hum, Badan Pemeriksa Budi Utari Siregar SSTP., Mikom dan Humas Ali Amrizal Chan, SE di People’s Place Cafe Jalan R. A Kartini, Minggu (26/12/2021) sore, Wakil Ketua Komite SMA Negeri 6 Medan, Dr. Cand. Agus Marwan, SIP., MSP menyampaikan Tahun 2022, Komite SMA Negeri 6 Medan bakal menggagas Program Merdeka Belajar.

Pertemuan (lintas alumni) ini selain diskusi refleksi akhir tahun, Agus bilang sekaligus gagasan program komite SMAN 6 Medan ke depannya juga dalam rangka merayakan diangkatnya Bendahara Komite jadi Wakil Dekan 1 Bidang Pendidikan di FKIP UMSU  tahun 2021-2025.

“Program Merdeka Belajar yang digagas nanti di sekolah yakni pendidikan karakter, pembelajaran aktif, gerakan literasi sekolah, sekolah hijau (Green School), peran serta masyarakat,  branding dan campaign,” terang Agus.

Dalam pendidikan karakter, Agus Mantan Direktur USAID Prioritas menjelaskan, pihaknya akan melakukan pemetaan minat dan bakat siswa, pelatihan pendidikan karakter untuk guru, parents meeting, Integrasi nilai-nilai karakter dalam pembelajaran dan membudayakan pendidikan karakter di sekolah.

“Pembelajaran aktif juga akan dilakukan pelatihan active learning untuk guru,  pendampingan di kelas dan membudayakan active learning di sekolah,” ujarnya.

Selain itu, dalam gerakan literasi sekolah, Agus mengatakan, bakal membuat pencanangan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) SMAN 6 Medan, pembentukan Tim GLS, pelatihan Literasi Sekolah, pelatihan literasi digital, pelatihan menulis untuk siswa, pembentukan Tim Komunikasi Siswa dan pelatihannya, pembudayakan membaca dan menulis dan literasi digital di sekolah.

Dalam Green School juga akan digagas yakni tim Green School, Study visit ke sekolah hijau, penataan lingkungan sekolah: hijau, bersih dan hidup dan gerakan pungut sampah.

Lebih lanjut Agus juga bilang, dalam peran serta masyarakat (PSM) juga akan dibuat penguatan peran komite sekolah,  study visit,  pembentukan paguyuban kelas,  penguatan paguyuban kelas, kaum profesional/alumni mengajar dan kerjasama dengan lembaga-lembaga lain terutama private sektor.

Branding dan Campaign juga akan membentuk tim komunikasi sekolah, pelatihan tim komunikasi sekolah, Develop website sekolah, Develop Medos Sekolah yakni Youtube, Fb, IG, Tiktok, spanduk dan baliho SMAN 6 Medan Merdeka Belajar Sekolah Literasi, Sekolah Hijau, Sekolah Karakter,” tandas Agus seraya menambahkan warga sekolah memanfaatkan website dan medsos untuk branding dan campaign SMAN 6 Medan.

Sementara itu, Ketua Komite SMA Negeri 6 Medan Rahman Tahir, S.E., MIP mendukung program Merdeka Belajar.

“Program tersebut sangat bagus untuk kemajuan siswa-siswa dan guru di SMA Negeri 6 Medan. Jadi kami akan segera diskusikan program ini dengan Kepala Sekolah SMA Negeri 6 Medan,” jelas Tahir.

“Di era revolusi 5.0, literasi digital merupakan suatu keharusan yang wajib dikuasai anak sekarang. Kita juga berharap para alumni SMAN 6 Medan yang sudah berhasil/Expert di bidang tertentu dapatlah mengajarkan kepada siswa-siswa SMAN 6 Medan agar meningkatkan capacity building ke depannya.” Ungkapnya.

Referensi: Medankinian.com (rel/mk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *